Porak-porandalah hati
Mengguyu kejamnya kehidupan duniawi
Pahit manisnya kalimat dari hati
Tak terbendung lagi
Langit mendesah, merintih lelah
Merasakan petirnya cambukan dahsyat
Seolah ingin berlari, tapi ada yang memegang erat
Mentari pun lesu
Tertunduk dihadapan semesta
Sebab kabut tak henti menghalanginya
Membutakan sinar disiang hari yang hujan
Angin berbisik, "Bangkitlah kamu!
Cakrawala sudah menunggu.
Benang-benang kehidupan siap dirajut.
Lautan biru akan menemanimu.
Deraian air mata kan kutiup.
Perahu harapan pun kubangun.
Dan sinar Mentari mulai menyorot perlahan wajah sampingmu yang Indah itu.
Serta jenuhmu akan kuubah menjadi senyum kebahagiaan. "
#JumatBerkah, 7 April 2017
0 komentar:
Posting Komentar