Senin, 20 Februari 2017

Sahabat, merindu..

Gemuruh rindu tidak pernah menyambar seperti ini
Rapuh dalam dekapan malam yang dingin
Tawa renyah yang kita ciptakan seolah hanya goresan kenangan yang mulai memudar
Terpisah antara dimensi ruang dan waktu
Kusampaikan salamku dibalik tirai jendela masa depan
Sorotan mentari menembus selembar kaca dikedua bola matamu
Terpancar angan dan cita yang kan kau raih
Merentangkan tangan, menatap kedepan
Masa remaja memang selalu terlambat 'tuk disadari bukan??

0 komentar:

Posting Komentar

 
Ini Blog Tentang Puisi Blogger Template by Ipietoon Blogger Template